search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
image
Jumat, 26 November 2021, 15:00 WITA Follow

BERITAKARANGASEM.COM, KARANGASEM.

Hingga memasuki akhir tahun 2021, Kabupaten Karangasem tercatat masih menyisakan jalan rusak sepanjang 311.27 kilometer dari total ruas jalan kabupaten yang dimiliki sepanjang 1,202.54 kilometer.

Total kerusakan jalan tersebut terdiri dari 65.65 kilometer jalan dalam kondisi rusak ringan dan 245.62 kilometer jalan dalam kondisi rusak berat sementara sisanya 274.87 kilometer dalam kondisi sedang dan 616.40 dalam kondisi baik.

Kabid Bina Marga PUPR Kabupaten Karangasem, Wayan Surata Jaya saat dikonfirmasi Jumat, (26/11/2021) menjelaskan bahwa tahun 2021 Pemda Karangasem telah melakukan sejumlah perbaikan jalan maupun jembatan di Kabupaten Karagasem.

Ia menjelaskan sepanjang tahun 2021 ini, total ada 3 paket perbaikan jembatan serta 23 paket untuk perbaikan jalan dengan panjang penanganan jembatan 60.8 meter dan jalan 38.628 kilometer serta pada anggran perubahan juga ada tambahan 1 paket dengan panjang penanganan 500 meter.

“Penyebab kerusakan jalan yang paling sering terjadi karena Exiting jalan masih berupa tanah dan lapen, selain itu juga umur rencana jalan serta beban kendaraan yang lewat melebihi beban yang diijinkan,” terang Surata Jaya.

Sementara itu, dikonfirmasi secara terpisah, Bupati Karangasem, I Gede Dana saat ditanya tentang kondisi jalan rusak di Kabupaten Karangasem mengungkapkan, pihaknya akan melakukan perbaikan secara bertahap, kendati terjadi pemangkasan anggaran yang cukup banyak.

“Pasti akan ada perbaikan jalan yang rusak di tahun 2022, meskipun terjadi pemangkasan anggaran yang cukup banyak, serta transfer pusat ke daerah berkurang cuku banyak tetapi kami tetap mengusahakan agar pembangunan  infrastruktur jalan bisa lebih maksimal, hanya saja untuk seberapa panjang akan diperbaiki saya lupa datanya,” kata Bupati Gede Dana.

Ia berharap, ke depan dana alokasi untuk jalan dari pemerintah pusat bisa bertambah sehingga banyak ruas jalan di Kabupaten Karangasem bisa diperbaiki nantinya. 

Sebagai data pembanding, pada tahun 2020 dari total panjang ruas jalan 1,202.54 kilometer yang dimiliki Kabupaten Karangasem, sepanjang 350.27 kilometer dalam kondisi rusak yang terdiri dari kondisi rusak ringan sepanjang 110.12 kilometer dan rusak berat 240.15 kilometer.

Sedangkan 669.48 kilometer jalan dalam kondisi baik dan 182.79 kilometer dalam kondisi sedang. Dengan perbandingan data tersebut, diketahui bahwa terjadi penurunan panjang ruas jalan kabupaten Karangasem yang mengalami kerusakan yaitu dari 350.27 kilometer jalan rusak ditahun 2020 menjadi 311.27 kilometer di tahun 2021.

Hanya saja, meski menurun namun dari data tersebut panjang ruas jalan dalam kondisi rusak berat bertambah dari sebelum 240.15 kilometer pada tahun 2020 menjadi 245.62 kilometer ditahun 2021. Sementara ruas jalan dalam kondisi rusak ringan menurun dari sebelumnya 110.12 kilometer ditahun 2020 berkurang menjadi 65.65 kilometer di tahun 2021.

Selain itu, panjang ruas jalan dalam kondisi baik juga berkurang dari sebelumnya 669.28 kilometer ditahun 2020 menjadi 616.40 kilometer ditahun 2021 serta terjadi peningkatan ruas jalan dalam kondisi sedang sepanjang 274.87 kilometer dari sebelumnya 182.79 di tahun 2020.

 

Editor: Robby Patria

Reporter: bbn/tim



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritakarangasem.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Karangasem.
Ikuti kami