search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode

BERITAKARANGASEM.COM, KARANGASEM.

Sejumlah kasus bunuh diri yang melibatkan remaja belakangan ini marak terjadi di Karangasem. Fenomena ini mengundang keprihatinan hingga muncul dorongan terhadap pemerintah untuk segera menyikapi kondisi tersebut.

Seperti diutarakan salah satu anggota DPRD Karangasem, Kadek Weisya Kusmiadewi misalnya, melihat kasus bunuh diri yang melibatkan remaja khususnya pelajar belakangan ini membuatnya sangat prihatin, ia berharap ini menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Karangasem. 

"Fenomena ini harus menjadi perhatian semua pihak, bukan hanya orang tua, tapi pemerintah juga harus hadir dan terlibat jangan berdiam diri, sebaiknya bikin program melalui dinas terkait untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi kepada remaja dan pelajar, bila perlu libatkan juga psikolog," ujar wanita yang juga sebagai Ketua Kaukus Perempuan Politik (KPP) Karangasem itu, Senin (18/3/2024). 

Bagi Weisya, kalangan remaja dan pelajar belakangan ini cukup rentan, disamping secara emosional yang labil karena memasuki masa - masa puber juga pengaruh media sosial.

Oleh karena itu pendekatan secara emosional serta pemberian perhatian di lingkungan keluarga maupun sekolah sangat penting dilalukan serta memberikan sosialisasi dan pemahaman agar mereka memiliki wawasan sehingga ketika ada masalah mereka tidak melakukan hal-hal yang merugikan diri mereka sendiri.

Editor: Robby Patria

Reporter: bbn/tim



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritakarangasem.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Karangasem.
Ikuti kami